Koordinasi Kegiatan Perbanyakan Benih Padi dan Kedelai di Awal Pertanaman

$rows[judul_kegiatan] Keterangan Gambar : Kepala Balai memberikan arahan kepada Petugas Kebun Benih

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh BBTPH Wilayah Banyumas adalah monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan yang sedang berjalan di unit kebun produksi. Pada tanggal 31/1 tim teknis tanaman pangan BBTPH Wilayah Banyumas bersama dengan Kepala Balai melaksanakan monev ke KBTP. Bojongsari (Kab. Banyumas) dan KBTP Kalicacing (Kab. Banjarnegara).

Kegiatan yang sedang berjalan di KB. TP Bojongsari adalah Perbanyakan Benih Padi BD-BP seluas 5 Ha (bersumber dari APBD). Penanaman benih dilakukan dengan menggunakan transplanter dengan varietas padi yang ditanam adalah Varietas Padjajaran. Saat dilakukan monev, tanaman sudah berumur 10-15 HST dan dalam keadaan pertumbuhan yang baik.

Sedangkan di KBTP. Kalicacing sedang dilakukan kegiatan Perbanyakan Benih Kedelai seluas 5 Ha (bersumber dari APBD) dan 2 Ha (bersumber dari APBN), Saat dilakukan monev, sedang dilakukan penanaman benih kedelai dengan  varietas yang ditanam adalah Varietas Grobogan dan Anjasmoro. Kegiatan penanaman dilakukan dengan menggunakan mesin ATJK (Alat Tanam Jagung dan Kedelai).

Monitoring di awal pelaksanaan kegiatan perbanyakan benih penting dilakukan karena merupakan fase kritis dalam kegiatan perbanyakan benih, dan untuk memastikan setiap tahapan kegiatan dilakukan sesuai dengan Petunjuk Teknis yang telah disusun. Kepala Balai memberikan bimbingan teknis terkait pemeliharaan yang harus dilaksanakan sesuai dengan kondisi dan perkembangan tanaman dengan mengantisipasi adanya pertumbuhan gulma dan serangan hama penyakit. Kepala Balai juga menegaskan untuk melakukan manajemen tenaga kerja yang baik karena sebagian besar kegiatan sudah dilakukan menggunakan alsintan, sehingga penggunaan tenaga kerja manual dapat dikurangi. Diharapkan dengan melakukan mekanisasi pada kegiatan perbanyakan benih dapat mengatasi permasalahan kebutuhan tenaga kerja dan meningkatkan efisiensi waktu pengerjaan.

Selain itu Kepala Balai juga menegaskan untuk setiap kebun agar selalu berkoordinasi secara intens dengan Balai, sehingga setiap permasalahan yang terjadi di lapangan dapat diatasi dengan cepat dan tepat. Diharapkan kegiatan perbanyakan benih pada tahun 2022 dapat mencapai potensi produksi dengan maksimal dan melampaui target yang sudah ditetapkan. Selain melakukan monitoring kegiatan Tahun Angaran 2022, dalam kunjungannya Kepala Balai juga berkoordinasi dengan tenaga teknis kebun benih terkait rencana program kegiatan Tahun Anggaran 2023 untuk menjadi bahan pertimbangan dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Nasional yang akan berlangsung pada bulan Februari 2022.  -Tim Humas-  

Ada 43139 Komentar untuk kegiatan Ini Tulis Komentar

  1. 9 Lessons Your Parents Taught You About Shipping A 20 Foot Container 20 Foot Container (https://marvelvsdc.faith/wiki/Whats_Everyone_Talking_About_20f_Shipping_Containers_For_Sale_Right_Now)
  2. The 10 Most Terrifying Things About Mitolyn Website Mitolyn Website
  3. See What Door Security Tricks The Celebs Are Using Door Security
  4. 20 Fun Informational Facts About Quiet Compressor For The Workshop
    Kompressor 100L Kaufen
  5. What You Need To Do On This Ignition Lock Ignition Locksmith
  6. What's The Job Market For Bedside Cot For Cribs Professionals Like?
    Bedside Cot For Cribs
  7. Skoda Key Fob: The Ultimate Guide To Skoda Key Fob Skoda Key Fob Replacement
  8. Enough Already! 15 Things About Volvo Car Key Replacement We're Overheard Volvo Car Keys
  9. 15 Nescafe Coffee Machine Bloggers You Must Follow Nescafe Coffee Machines
  10. 5 Killer Quora Answers On Reliable Window Hinge Repairs Reliable Window Hinge Repairs

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)